Sunday, February 20, 2011

sekeping hati yang cuma ingin bercanda.

aku sekeping hati,
hati yang cuma ingin bercanda,
berhibur di kala bosan,
mengenal erti hati lain,
memahami hati lain,
tapi aku cuma sekeping hati,
sekeping hati yang berwarna merah darah,
yang pada setiap saat dan minit,
diracuni oleh pelbagai benda,
sekeping hati yang dulunya mulus,
kini menjadi hitam,
hidup hanya untuk menyusahkan hati-hati yang lain,
minumbulkan kemarahan pada hati-hati yang lain,
menghancurkan persahabatan hati,
meranapkan impian mereka,
kini,aku cumalah sekeping hati yang busuk,
hati yang memegang teguh pada kegelapan,
menepis jauh sinar keindahan,
aku cumalah sekeping hati,
yang dulunya mempunyai degupan yang berentak,
yang mana kini cuma berdegup dengan 1 degupan,
degupan yang mencari-cari,
degupan yang tidak lagi ingin dikenali,
yang tidak ingin diambil peduli,
aku cuma sekeping hati,
sekeping hati yang hanya ingin meminta maaf atas segala kesalahan,
terhadap hati yang lain,
hati yang telah dicintai,
hati yang telah dibenci,
hati yang telah membenci,
hati yang marah,
hati yang tidak ingin lagi mendengar degupan lemah hati ini,
aku cuma sekeping hati,
yang ingin kembali ke pangkuan Tuan nya,
yang ingin kan kedamaian,
yang kini inginkan keamanan,
yang inginkan kemakmuran,
aku cuma sekeping hati,
yang ingin mengundur diri,
yang ingin berhenti menyakiti,
yang hanya ingin kan cahaya keindahan,
yang inginkan semua perkara yang memang di luar pelukan,
aku cuma sekeping hati,
hati yang busuk,
yang mana sekarang aku faham mengapa tidak ada hati lain yang ingin bersama,
aku cuma sekeping hati,
yang perlukan pasangannya bersama di sisi,
sehingga degupan hati ini terhenti,
oleh karena diinginkan Tuan nya.
aku cuma sekeping hati,
yang ingin mencintai mu,
yang menginginkan mu,
yang merindui mu,
yang menyayangi mu,
meski semua itu hanyalah mimpi indah aku,
aku cuma sekeping hati,
yang cuma ingin bercanda.

No comments:

Post a Comment